Save The Coral

Karang, Hewan Atau Tumbuhan ?

Terkadang kita bingung dalam menentukan karang itu hewan atau tumbuhan dan lebih parahnya lagi sebagian masyarakat awam justru mengangapnya sebagai batu biasa yang tak berguna kecuali untuk ditambang sebagai pondasi rumah.

Tak Kenal Maka Tak Sayang !

Salah satu faktor yang membedakan antara tumbuhan dan hewan adalah proses fotosintesis, dimana tumbuhan melakukan proses fotosintesis sedangkan hewan tidak. Apakah karang melakukan proses fotosintesis? Mengapa karang hanya mampu hidup di kedalaman yang dicapai oleh sinar matahari ?

 

Terumbu karang adalah struktur di dasar laut berupa deposit kalsium karbonat di laut yang dihasilkan terutama oleh hew an karang. Karang adalah hew an tak bertulang belakang yang termasuk dalam Filum Coelenterata (hew an berrongga) atau Cnidaria. Yang disebut sebagai karang (coral) mencakup karang dari Ordo scleractinia dan Sub kelas Octocorallia (kelas Anthozoa) maupun kelas Hydrozoa.

 

Hewan karang mendapatkan makanannya dengan cara menangkap zooplankton yang melayang dalam air dan menerima hasil fotosintesis dari zooxanthella, Ada pendapat para ahli yang mengatakan bahwa hasil fotosintesis zooxanthellae yang dimanfaatkan oleh karang, jumlahnya cukup untuk memenuhi kebutuhan proses respirasi karang tersebut (Muller-Parker & D’Elia 2001). Sebagian ahli lagi mengatakan sumber makanan karang 75-99% berasal dari zooxanthellae (Tucket & Tucket 2002).

 

Terumbu karang merupakan ekosistem yang unik, memiliki nilai yang sangat tinggi baik dari segi ekologis maupun dari sisi ekonomi. Didalamnya hidup beraneka ragam biota laut yang saling berinteraksi membentuk suatu ekosistem. Keindahan warna-warni karang, kecantikan ikan badut yang menari-nari bersama dengan anemon, ribuan ikan karang yang berenang tidak hanya memberi pemandangan yang menyenangkan, tapi fungsinya sebagai Nursery ground, feeding ground dan spawning ground, bagi ribuan jemis ikan sangat berguna dalam menjaga kesinambungan dan kelestrian sumberdaya ikan, yang ujung-ujungnya akan berdampak bagi kesejahteraan nelayan.

 

So ! Mengapa kita tidak menjaganya ?

 

 

The Bubble Maker

 

Advertisements